Full Day School, Kontroversi dan Resolusi

Memasuki semester genap tahun pelajaran 2017/2018, kegiatan pembelajaran SMP Negeri 1 Singkawang mengalami perubahan jam efektif, yaitu melaksanakan Program 5 Hari Kerja. Siswa dan guru beserta seluruh karyawan dan staf harus berada dalam lingkungan sekolah pada 06.50 untuk memulai kegiatan 7K. Ketika jam 07.00 siswa berada di kelas masing-masing dibimbing oleh guru yang masuk pada jam pertama. Selama 15 menit siswa dan guru membaca kitab suci kepercayaan masing-masing, kemudian dilanjutkan literasi pada 15 menit kedua.

Program 5 hari kerja yang dilaksanakan pemerintah kota singkawang di lingkungan pendidikan terutama kelembagaan SMP dimulai pada 9 januari 2018. Jam pertama pembelajaran dilaksanakan pada 07.30 dan jam terakhir pada 14.30.

Tetapi tidak untuk siswa-siswi kelas 9. Karena adanya pengayaan pembelajaran selama 60 menit sehingga kegiatan ekstrakurikuler dilaksanakan setelah pengayaan agar tidak mengganggu kegiatan pengayaan. Otomatis tidak ada lagi kesempatan untuk kelas 9 mengikuti ekstrakurikuler.

Dengan struktur durasi pembelajaran yang sederhana siswa dan orang tua / wali siswa sangat antusias mengikuti sukacita suasana Full Day School. Harapan warga SMP Negeri 1 Singkawang, Full Day School memberikan manfaat maksimal kepada seluruh masyarakat terutama siswa sebagai tunas bangsa (rai).

Check Also

Politik Napoleon Bonaparte

Pada masa pemerintahannya itu, Napoleon Bonaparte melaksanakan politik dalam negeri dan politik luar negeri. Politik …