Guruku Sayang Guruku Malang

Salam Pendidikan !!!

Selamat Hari Pendidikan Nasional

2 Mei 2018.

Profesi guru saat ini masih banyak dibicarakan orang, masih banyak pula dipertanyakan orang, baik dari kalangan pakar pendidikan maupun masyarakat umum. Bahkan selama dasawarsa terakhir, hampir setiap hari media massa tidak henti-hentinya berbicara tentang kekurangan guru tanpa ada solusi.

Ironisnya berita di media cenderung melecehkan posisi guru baik menyangkut kepentingan umum sampai kepada perkara yang bersifat pribadi, sedangkan dari pihak guru sendiri nyaris tidak mampu membela diri.

Masyarakat / orang tua siswa juga terkadang mencemooh dan menuding guru tidak kompeten, kualitas rendah, bahkan ketika putra/putrinya tidak mampu menyelesaikan persoalan yang siswa hadapi atau memiliki skill yang tidak sesuai dengan keinginan orang tua.

Dari kalangan bisnis atau industrialis pun memprotes para guru karena kualitas para lulusan diasumsi kurang memuaskan bagi kepentingan perusahaannya. Siswa memiliki rasa hormat kepada gurunya hanya karena ingin memperoleh belas kasih nilai yang baik bahkan dengan harapan nilai evaluasi di bawah standar sekolah bisa tuntas sehingga bisa naik kelas pula tanpa kerja keras.

Tentu saja tuduhan dan protes dari berbagai kalangan tersebut merongrong wibawa guru, bahkan cepat atau lambat, pelan tapi pasti dapat menurunkan martabat guru. Apakah akhir nasib yang dialami pahlawan tanpa tanda jasa seperti itu?

(Sumber Moh. Uzer Usman, Menjadi Guru Profesional, Ed. kedua 2012)

Salam Pendidikan !!!

Check Also

Terurai dari CFC, Klorin Mengurangi Konsentrasi Ozon

Ketika CFC berada di atmosfer, sinar UV memecah molekul CFC, kemudian atom klorin yang bebas …