Andema dan Saka Widya Bakti

Logo Satuan Karya Widya Bakti

30 SMP/MTs yang ada di Kota Singkawang mengikuti Kemah Penggalang yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan Kemah Penggalang yang diselenggarakan di Pasir Panjang pada 30 November, 1 dan 2 Oktober 2017 sangat memberikan pengalaman, pesan dan kesan berarti bagi Pramuka SMP Negeri 1 Singkawang.

Kemah Penggalang berakronim Kemah Budaya menyosialisasikan suatu Satuan Karya di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kepada siswa tingkat SMP/MTs., dengan harapan dapat menarik minat, bakat, pikiran dan jiwa siswa kepada Satuan Karya, terutama Saka Widya Bakti ketika duduk di bangku SMA.

“Saya memperoleh manfaat luar biasa dari kegiatan tersebut yaitu melatih bakat, keterampilan, memperdalam jiwa korsa, kerja sama antar penggalang di masing-masing gugus depan”, tutur Eka Natasya Fitri dengan nama panggilan Eka ini.

Kharismanto melanjutkan, “Suka duka yang kami alami ketika berkemah adalah hal yang sudah akrab bagi kami seperti pendirian tenda bumi perkemahan diguyur hujan. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin supaya bisa menjadi yang terbaik dalam setiap lomba yang diadakan, namun kami kalah saing dengan regu dari gudep lain dalam beberapa lomba. Kekalahan tersebut disebabkan latihan yang masih belum optimal”.

Balai Pengembangan Pendidikan Nonformal dan Nonformal (BPPNFI) Regional IV Surabaya  sesuai dengan salah satu tugas dan fungsinya  melakukan pengkajian dan  pengembangan model pendidikan nonformal dan informal (PNFI) pada tahun 2010 menyusun naskah akademik SAKA WIDYA BAKTI sebagai bentuk sumbangan pemikiran dalam pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan dan pendidikan karakter melalui pendidikan gerakan pramuka dalam wadah SAKA.” (Sumber: http://pramukaponorogojatim.blogspot.co.id/p/satuan-karya-widya-bakti.html).

Dari pernyataan tersebut disimpulkan bahwa Saka Widya Bakti dibentuk tahun 2010.

Saka Widya Budaya Bakti memiliki tujuh krida, yaitu: 1) Krida Pendidikan Masyarakat; 2) Krida Anak Usia Dini; 3) Krida Pendidikan Kecakapan Hidup; 4) Krida Bina Sejarah; 5) Krida Bina Seni dan Film; 6) Krida Bina Nilai Budaya; 7) Krida Bina Cagar Budaya dan Museum. (Sumber : http://kusukapramuka.blogspot.com/2016/02/saka-widya-budaya-bakti-dan-kridanya.html)

Check Also

Terurai dari CFC, Klorin Mengurangi Konsentrasi Ozon

Ketika CFC berada di atmosfer, sinar UV memecah molekul CFC, kemudian atom klorin yang bebas …